20th June, 2011

Sedih Yang Tak Berujung

posted 8 months ago

Setelah sekian lama tidak pernah menggoreskan cerita, mungkin inilah waktu yang tepat untuk saya angkat bicara..

Saya tidak pernah berfikir untuk jatuh cinta apalagi sampai sedalam ini, apalagi menurut saya, saya jatuh cinta dengan orang yang salah.

Tidak ada yang tahu bagaimana perasaan saya saat ini. Tidak ada yang bisa memahami isi hati saya seutuhnya. Ketika semua sudah terlanjur berjalan pada “rel” nya, saya merasa putus asa.

Seperti kata Armada, “Mau dibawa Kemana”. Karena jujur tidak ada kejelasan untuk ini. Mau berpaling pun sulit rasanya. Hari- hari yang indah pernah dilalui, terasa biasa saja belakangan ini. Terkadang saya suka menyalahkan Insting saya yang terlalu kuat untuk bisa mengetahui dengan tepat, ada apa dibalik semua ini..

Semua teman baik saya sudah angkat tangan, mereka mengganggap bahwa saya sudah “tidak bisa diselamatkan”. Mereka tau apa yang terjadi sebenarnya, sesuai dengan apa yang saya rasakan sekarang. Tapi saya yang tidak bisa meninggalkan begitu saja.

Mereka beranggapan bahwa DIA telah mempermainkan saya, dan saya berani berkata mungkin IYA. Mungkin anda akan berkata sama, Lalu buat apa dipertahankan?

Saya merasa saya memang membutuhkan dia, meskipun pahit dan sakit, saya belum pernah menemukan sosok sepertinya..

Disamping sisi yang cuek dan mood swing-nya, saya tau dia orang yang baik. Saya sudah mencoba mengkoreksi diri, dan menurunkan gengsi saya yang mungkin menjadi hambatan ketika saya berhubungan dengan yang dulu- dulu, tapi ternyata itu tidak cukup. Saya tidak tahu ada apa sebenarnya.

Hanya ada satu nama yang membuat saya sangat cemburu terhadapnya. Siapa? Biarkan saya dan Tuhan.yang tau, tidak perlu gegabah seperti dulu, biarkan waktu yang akan menjawab.

Meskipun pernah terluka dengan perbuatannya, tidak ada alasan untuk tidak memaafkannya, karena saya terlalu sayang dengan dia.

Saya hanya tinggal menunggu waktu, kapan semua ini akan kembali kesedia kala. Merindukan kata- kata “I Love You, I Miss You” ya pernah dia berkata seperti itu tapi tidak sesering dulu. Dan tidak pantas buat saya.menuntut itu.

Biarkan semua berjalan seperti air, tanpa ada yang tau kapan air itu akan berhenti mengalir.

Xoxo, November 13th, 2010

 

Copyright © 2009 who am i .. All rights reserved.
TumbleDesk Theme by Dave & Laptop Geek.